Kegagalan Adalah Keberhasilan Yang Tertunda.

Hari minggu kemarin (13/1) kita keluarga besar Patriot mengalami kekecewaan yg terasa menyesakkan.  Tim 2006 kita gagal masuk keputaran wilayah 1 zona Sumut di Liga BLi SPI.  Dari tiga kali pertandingan ketiganya mendapatkan hasil yang sama tanpa gol alias 0-0. Karena kalah agregat,  akhirnya kita tersingkir.  Tak biasa-biasanya SSB Patriot gagal diputaran-putaran awal seperti ini.  Patriot selalu diperhitumgkan dalam setiap even sepakbola usia muda apa lagi untuk level kota Medan.  Apakah karena kekalahan dini ini kita lantas berhak untuk saling menyalahkan?. Sekedar untuk pelampiasan kekecewaan itu adalah yg manusiawi,  namun jika berlarut sungguh suatu sikap yang tak bijak.
Kekalahan dalam sebuah pertandingan adalah biasa,  menjadi luar biasa kalau kekalahan tersebut menjadikan kita hilang sikap optimisme,  rasa percaya diri dan harapan. Setiap kekalahan harus dijadikan bahan untuk evaluasi.  Evaluasi dari sisi kepelatihan,  Tim dan juga orang tua siswa.
Evaluasi dari sisi kepelatihan bisa dengan mengkaji ulang sistem kepelatihan,  teknik latihan, strategi dan komposisi pemain.  Pada Tim  evaluasi bisa dari kedisiplinan berlatih, skill individu dan cara penyatuan diri mereka pada tim (rasa tanggung jawab pada Tim) .  Dari orang tua evaluasi dalam dilakukan pada support yg diberikan pd anak mereka,  penerapan pola makan dgn gizi seimbang,  menjaga kualitas istirahat anak dirumah dan membiasakan disiplin dalam berlatih. Evaluasi-evaluasi inilah yg diperlukan saat tim mengalami kekalahan.  Dengan evaluasi kelemahan, kesalahan dapat segera diperbaiki dan kedepannya bisa tampil lebih baik lagi. 
Kekalahan adalah keberhasilan yang tertunda akan menjadi makna yang klise,  jargon untuk menghibur diri jika kita tak cepat untuk melakukan intropeksi dan evaluasi pada setiap kekalahan. Kekalahan akan balik menjadi kemenangan jika kekalahan kita jadikan cermin dan pemicu untuk tampil lebih baik lagi kedepannya.
Setiap kita adalah pemenang dan akan berubah jadi pecundang jika kita lemah pada setiap rintangan.  Karena kita adalah apa yang kita pikirkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prakata.

SIKAP MENTAL POSITIF.